Bogor//suaratnipolri.com/

Transisi kepemimpinan di tubuh Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I (BPN Bogor 1) menandai babak baru dalam upaya peningkatan layanan agraria di wilayah strategis tersebut. Sejak resmi dilantik pada Februari 2026, Bapak Sontang Coin Manurung, S.ST., M.H., QRMP., kini memegang estafet tanggung jawab sebagai Kepala Kantor, membawa visi segar untuk memperkuat integritas dan profesionalisme lembaga.

 

Apresiasi dari Pilar Media dan Organisasi

 

Langkah strategis ini mendapat sambutan hangat sekaligus dukungan penuh dari tokoh pers dan organisasi nasional. H. Mus Mulyadi, selaku Sekjen Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Jawa Barat Fast Respon Indonesia Center (FRIC) yang juga menjabat sebagai Pimpinan Umum Media Suaratnipolri.com dan Portalsuaraindonesia.com, menyatakan komitmennya untuk mengawal masa kepemimpinan ini.

 

Dukungan ini bukan sekadar bentuk apresiasi, melainkan sebuah manifestasi dari sinergi antara otoritas pertanahan, organisasi masyarakat, dan media massa. Dalam pandangannya, H. Mus Mulyadi menekankan bahwa pergantian ini adalah momentum krusial bagi publik.

 

“Kehadiran Sontang Coin Manurung di Kabupaten Bogor bukan sekadar pergantian nakhoda, melainkan sebuah momentum penguatan integritas birokrasi. Kami di lini media dan organisasi berkomitmen untuk menjadi mitra strategis yang konstruktif—menjembatani aspirasi masyarakat dengan kebijakan agraria yang presisi. Sinergi ini adalah pengejawantahan dari keterbukaan informasi publik yang sehat, di mana profesionalisme bertemu dengan kontrol sosial yang edukatif,” ujar H. Mus Mulyadi.

 

Optimisme Terhadap Tata Kelola Modern

 

H. Mus Mulyadi menegaskan pentingnya kolaborasi yang harmonis demi terciptanya keterbukaan informasi dan penyelesaian berbagai tantangan pertanahan di Kabupaten Bogor. Beliau meyakini bahwa latar belakang keahlian teknis yang mumpuni akan membawa perubahan signifikan pada efektivitas kerja BPN Bogor 1.” Tegas Mulyadi, Jum’at (6/3/2026).

 

“Dengan kompetensi Risk Management (QRMP) yang beliau miliki, kami optimis BPN Bogor 1 akan mampu memitigasi berbagai kompleksitas pertanahan secara lebih akuntabel. Ini adalah langkah besar menuju transformasi digital yang tidak hanya canggih secara sistem, tetapi juga tetap humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.

 

Visi Strategis ke Depan

Kehadiran Bapak Sontang Coin Manurung diharapkan mampu mengakselerasi program-program prioritas nasional, terutama:

 

Optimalisasi PTSL:

 

Melanjutkan dan mempercepat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) demi kepastian hukum warga.

 

Transformasi Digital:

 

Memperkuat sistem birokrasi yang modern, transparan, dan akuntabel guna meminimalisir celah administrasi.

 

Sinergi Lintas Sektoral: Membangun komunikasi yang lebih solid dengan seluruh elemen pemangku kepentingan (stakeholders).

 

Sebagai penutup, ditekankan bahwa kepemimpinan yang visioner adalah kunci bagi layanan publik yang berdampak. Dengan semangat baru ini, diharapkan BPN Bogor 1 tidak hanya menjadi garda terdepan dalam administrasi pertanahan, tetapi juga menjadi teladan dalam pelayanan yang melayani dengan hati dan profesionalisme tinggi.

 

(Mus Mulyadi)