KOTABOGOR//SUARATNIPOLRI.COM/

Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor terus mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026. Sebagai salah satu daerah penyelenggara, Kota Bogor berkomitmen memastikan kesiapan venue, sarana pendukung, hingga layanan bagi atlet dan seluruh kontingen.

 

Kepala Dispora Kota Bogor, Drs. Anas S. Rasmana, M.M., menjelaskan bahwa hampir seluruh fasilitas olahraga yang akan digunakan telah siap. Sejumlah venue masih dalam tahap penyelesaian, terutama fasilitas wall climbing dan arung jeram yang membutuhkan penyempurnaan sebelum pelaksanaan pertandingan.

 

Selain memastikan kesiapan arena, Dispora juga melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap fasilitas pendukung, mulai dari potensi kebocoran akibat musim hujan, kondisi bangunan yang terdampak cuaca ekstrem, toilet, hingga ketersediaan air bersih dan fasilitas pendingin ruangan.

 

Untuk menunjang kelancaran pertandingan, Dispora menyiapkan penambahan daya listrik bersama PLN, fasilitas pendingin portabel, serta sarana pendukung kelistrikan. Penataan area parkir juga tengah dikoordinasikan guna mengantisipasi kepadatan kendaraan selama perhelatan berlangsung.

 

Dari sisi pelayanan, dukungan kesehatan turut menjadi perhatian. Sebanyak 23 rumah sakit telah disiapkan melalui koordinasi terkait layanan BPJS Ketenagakerjaan. Setiap titik venue juga direncanakan mendapatkan dukungan minimal dua unit ambulans, disertai koordinasi dengan unsur TNI dan pihak keamanan untuk menjaga ketertiban selama pertandingan.

 

Di tengah berbagai persiapan tersebut, persoalan anggaran menjadi tantangan tersendiri. Anas mengungkapkan, kebutuhan anggaran yang semula diproyeksikan mencapai Rp23 miliar, pada akhirnya hanya mendapatkan alokasi sekitar Rp 14 miliar.

 

Kondisi tersebut membuat panitia harus melakukan efisiensi pada sejumlah pos pengeluaran. Dukungan perusahaan swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR turut membantu memenuhi kebutuhan publikasi dan perlengkapan yang sebelumnya direncanakan menggunakan anggaran pemerintah.

 

Berkat langkah efisiensi dan dukungan berbagai pihak, kekurangan anggaran yang semula mencapai sekitar Rp 8–9 miliar kini berhasil ditekan menjadi Rp2,8 miliar. Dana tersebut terutama masih dibutuhkan untuk memenuhi sejumlah kebutuhan akomodasi dan perlengkapan pendukung penyelenggaraan.

 

Anas menegaskan bahwa seluruh jajaran terus bekerja keras agar persiapan dapat dituntaskan tepat waktu. Meski menghadapi keterbatasan anggaran dan sejumlah pekerjaan yang masih berjalan, pihaknya optimistis seluruh kebutuhan penyelenggaraan dapat dipersiapkan secara maksimal.

 

Kesiapan ini menjadi bagian penting dari upaya Kota Bogor untuk menyukseskan Porprov Jawa Barat 2026, sekaligus menunjukkan komitmen daerah dalam mendukung kemajuan olahraga dan memberikan pelayanan terbaik bagi para atlet serta seluruh kontingen yang akan bertanding.