Intan Jaya//suaratnipolri.com/

Cuaca dingin Pegunungan Tengah tak menyurutkan kepedulian personel Pos Zanepa Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 113/Jaya Sakti. Siang ini, anggota pos membagikan bahan sembako berupa beras dan minyak goreng kepada masyarakat yang tinggal di seputaran TK atau Pos. Minggu, 26 April 2026.

 

Kegiatan sederhana ini lahir dari rasa empati. Melihat stok bahan makanan warga yang mulai menipis karena akses ke kota sulit dan harga mahal, personel pos sepakat menyisihkan logistik yang ada. “Kami di pos juga hidup pas-pasan, tapi kalau kita bagi, beras satu karung bisa jadi senyum satu kampung,” ucap Letda Inf Sugeng Watono, selaku Danpos Zanepa saat menyerahkan langsung bantuan kepada masyarakat.

 

Satu per satu warga datang ke pos. Ada yang berjalan kaki menembus kabut, ada yang gendong anak. Wajah lelah mereka langsung berubah sumringah saat menerima kantong beras dan botol minyak goreng dari tangan abang pos. “Puji Tuhan, malam ini bisa masak nasi lagi. Terima kasih anak tentara, Tuhan balas kebaikan kalian,” ujar bapak Samuel Miyagoni (60), sambil menggenggam erat beras yang diterima.

 

Tak hanya memberi, personel pos juga duduk bareng warga. Ngobrol soal kebun, soal pembangunan, sambil ngopi hangat. Bagi Satgas Yonif 113/JS, berbagi sembako bukan soal seberapa banyak yang diberi, tapi seberapa tulus hati yang menyertai. Di tengah keterbatasan logistik pos, semangat “torang samua basudara” justru makin kuat.

 

“Kita TNI ada di sini bukan untuk ditakuti, tapi untuk dirasakan kehadirannya. Kalau rakyat lapar, kita ikut rasa. Kalau ada sedikit, kita bagi sama-sama,” tegas Sertu Noval, salah satu anggota pos.

 

Dari beras dan minyak goreng yang dibagikan, Pos Zanepa ingin titip pesan, Papua tidak sendiri. Selama Jaya Sakti ada, kepedulian akan terus mengalir dari pos untuk warga.