Cianjur//suaratnipolri.com/

Ratusan takjil dibagikan dan suasana kebersamaan terasa hangat dalam acara Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama yang digelar oleh Kelompok Bermain (KOBER) PAUD Al-Islamiyah Ciranjang, Jumat sore. Kegiatan yang berlangsung di halaman Masjid Al-Islamiyah, Jalan Irigasi, Pasir Cempa, ini bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan sebuah metode pembelajaran nyata untuk menanamkan nilai-nilai luhur kepedulian sosial kepada anak usia dini.(13/3)

 

Mengusung semangat Ramadan sebagai bulan berbagi, pihak sekolah berkolaborasi dengan para orang tua wali murid untuk menciptakan pengalaman berharga bagi anak-anak. Kepala Sekolah PAUD KOBER Al-Islamiyah, Anisa Nurlatifah, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan investasi karakter jangka panjang.

 

“Masa kanak-kanak adalah fase emas pembentukan karakter. Nilai-nilai seperti empati dan kedermawanan yang ditanamkan sejak dini akan lebih mudah melekat hingga mereka dewasa. Melalui kegiatan berbagi, kami ingin anak-anak belajar bahwa kebahagiaan sejati tidak hanya berasal dari menerima, tetapi juga dari memberi,” ujar Anisa dalam sambutannya sebelum acara dimulai.

 

Ia menambahkan, dengan mengajarkan anak untuk berbagi, mereka secara tidak langsung dilatih untuk memahami kondisi orang lain. “Mereka mulai menyadari bahwa tidak semua orang memiliki keberuntungan yang sama. Kesadaran inilah yang menjadi fondasi penting dalam membangun hubungan sosial yang sehat. Anak yang terbiasa berbagi cenderung tumbuh menjadi pribadi yang tidak egois, mudah bekerja sama, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan,” imbuhnya.

 

Ketua Panitia Penyelenggara, Tiara Shalsa B.A, yang akrab disapa Aunty Lala, menjelaskan bahwa kegiatan berbagi takjil ini dipilih karena merupakan bentuk sedekah yang konkret dan mudah dipahami oleh anak-anak. “Anak-anak bisa melihat langsung prosesnya, mulai dari menyiapkan makanan hingga membagikannya kepada masyarakat yang sedang menanti waktu berbuka. Ini adalah pembelajaran praktik, bukan sekadar teori,” jelas Tiara.

 

Lebih lanjut, Tiara memaparkan keunggulan kegiatan ini sebagai media pembelajaran karakter. Pertama, bersifat praktis dan aplikatif. Anak-anak diajak langsung mempraktikkan nilai berbagi. Kedua, memberikan pengalaman emosional yang kuat. “Saat melihat senyum bahagia dari orang yang menerima takjil, anak-anak merasakan sendiri kebahagiaan yang nyata dari sebuah pemberian,” ungkapnya. Ketiga, kegiatan ini dilakukan dalam suasana religius bulan Ramadan, sehingga nilai spiritual dari berbagi dapat semakin meresap.

 

Kegiatan tahunan ini pun mendapat sambutan positif dari warga sekitar. Kehadiran anak-anak PAUD yang dengan ceria membagikan takjil menambah semarak sore hari di bulan suci, sekaligus menjadi pemandangan indah yang mencerminkan generasi penerus yang peduli dan berakhlak mulia. Acara kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang semakin menguatkan tali silaturahmi antara pihak sekolah, orang tua murid, dan masyarakat.

 

HDS/ASNajib