NDUGA//suaratnipolri.com/
Operasi patroli tiga hari yang digelar Satuan Tugas Yonif 300/Brajawijaya jajaran Komando Operasi (Koops) TNI Habema membuahkan hasil signifikan. Tim berhasil mengamankan sejumlah senjata api, amunisi, dan peralatan komunikasi milik kelompok bersenjata di wilayah Kalimin Kompleks, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, pada Rabu (15/4/2026).
Keberhasilan ini berawal dari informasi intelijen yang akurat mengenai keberadaan markas sementara kelompok bersenjata di lokasi tersebut. Selama tiga hari berturut-turut, mulai 13 hingga 15 April 2026, personel Satgas melakukan patroli dan penyisiran intensif di medan berat, hingga akhirnya menemukan titik persembunyian yang digunakan untuk menyimpan logistik dan persenjataan.
Barang bukti yang diamankan tergolong cukup lengkap untuk sebuah markas sementara. Dari lokasi, petugas menemukan satu pucuk revolver kaliber .38 Special, empat senapan angin, serta puluhan munisi berbagai kaliber, yakni 9 mm, 5,56 mm, hingga peluru granat 40 mm. Selain itu, turut disita alat komunikasi handy talky (HT), ponsel, teropong, busur panah, dan panel surya yang diduga digunakan untuk mengisi daya peralatan elektronik guna menunjang pergerakan kelompok tersebut.
Komandan Satgas Yonif 300/Brajawijaya, Letkol Inf Joko Nugroho, menyampaikan apresiasi tinggi atas ketekunan dan keberanian seluruh prajurit di lapangan.
“Ini adalah bukti nyata loyalitas, keberanian, dan profesionalisme prajurit Satgas Yonif 300/Brajawijaya dalam menjaga stabilitas keamanan. Kami akan terus hadir untuk melindungi masyarakat dan menegakkan kedaulatan NKRI di bumi Papua,” tegas Letkol Joko dalam keterangan tertulis yang diterima awak media, Kamis (16/4/2026).
Keberhasilan pengamanan ini dinilai strategis karena mampu memutus rantai pasokan dan mempersempit ruang gerak kelompok bersenjata di wilayah Nduga. Masyarakat setempat pun diharapkan semakin merasa aman untuk beraktivitas sehari-hari tanpa tekanan atau ancaman dari kelompok tersebut.
Satgas Yonif 300/Brajawijaya juga mengimbau masyarakat untuk terus mendukung aparat keamanan dengan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan demi terciptanya Papua yang damai dan sejahtera.
(tim)




