Mempawah//suaratnipolri.com/
Pelaksanaan Operasi Zebra Kapuas 2025 oleh Polres Mempawah, Polda Kalimantan Barat, tidak hanya menitikberatkan pada penegakan hukum lalu lintas, tetapi juga menghadirkan pendekatan humanis melalui pembagian bantuan sosial kepada masyarakat. Kegiatan berlangsung di Jembatan Penimbangan Perhubungan Jalan Raya Nusapati, Desa Nusapati, Kecamatan Sungai Pinyuh, pada Senin (24/11/2025).
Operasi dipimpin oleh Ps. Kasat Lantas Polres Mempawah, Iptu Tanti Putri Maharani, bersama tim gabungan yang terdiri dari personel Dishub-LH Mempawah, Samsat, Jasa Raharja, BPPRD Mempawah, serta Sub Den POM TNI Sungai Pinyuh. Kolaborasi lintas lembaga ini memastikan operasi dapat berjalan efektif, tertib, dan memberikan edukasi langsung kepada para pengguna jalan.
Penegakan Hukum Tetap Prioritas
Pada pelaksanaan operasi, petugas menemukan sejumlah pelanggaran lalu lintas yang masih sering terjadi di wilayah hukum Polres Mempawah. Jenis pelanggaran yang ditemukan meliputi:
Surat kendaraan tidak lengkap
Pengendara di bawah umur
Berboncengan lebih dari satu orang
Tidak menggunakan helm SNI
Pelanggaran rambu atau marka jalan
Data penindakan yang tercatat selama kegiatan antara lain:
Teguran: 32 pelanggar
Tilang: 8 pelanggar
Pelanggaran kendaraan roda dua (R2): 27 kasus
Pelanggaran kendaraan roda empat (R4): 13 kasus
Penegakan hukum dilakukan secara terukur, dengan tetap mengedepankan keselamatan pengguna jalan sebagai prioritas utama.
Aksi Sosial: Polisi Turun Tangan Berbagi Minyak Goreng
Menariknya, Operasi Zebra Kapuas 2025 kali ini turut diwarnai aksi sosial. Para petugas membagikan paket minyak goreng kepada pengendara yang melintas sebagai bentuk kepedulian dan pendekatan persuasif kepada masyarakat. Program ini disambut positif oleh warga, karena dinilai menunjukkan sisi humanis aparat kepolisian dalam memberikan pelayanan publik.
Tujuan Operasi: Edukasi dan Keselamatan
Kapolres Mempawah AKBP Jonathan David Harianthono, melalui Ps. Kasat Lantas Iptu Tanti Putri Maharani, menegaskan bahwa Operasi Zebra Kapuas 2025 memiliki tujuan besar untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas.
> “Kami ingin masyarakat semakin memahami pentingnya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama. Penegakan hukum tetap dilakukan secara profesional, namun kami juga mengedepankan pendekatan humanis melalui kegiatan sosial,” ujar Iptu Tanti.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu menurunkan angka kecelakaan lalu lintas sekaligus mendorong budaya disiplin di jalan raya.
(Kin Nora)




