Cianjur//suaratnipolri.com/
Sebuah kecelakaan lalu lintas fatal terjadi di Jalan Raya Cugenang, tepatnya di Kampung Cibereum Kaler, Desa Cibereum, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Kamis (2/4/2026) sekitar pukul 05.00 WIB. Peristiwa ini melibatkan dua kendaraan truk dan mengakibatkan satu orang meninggal dunia.
Korban jiwa dalam kecelakaan tersebut adalah Dede (56), pengemudi Truk Mitsubishi Light Truck bernomor polisi B 9072 CQD. Sementara penumpang truk yang sama, Nurdin, mengalami luka-luka dan kini tengah mendapatkan perawatan medis. Truk lainnya, Mitsubishi Colt Diesel bernomor polisi F 8470 WR yang dikemudikan A Suherlan, berhasil selamat tanpa cedera berarti.
Berdasarkan laporan yang dihimpun Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cianjur, kecelakaan bermula saat truk light truck yang dikemudikan Dede melaju dari arah Cipanas menuju Cianjur. Di depannya melaju searah truk colt diesel yang dikemudikan Suherlan.
Saat melintasi jalan yang relatif lurus, datar, dan sedikit menurun, pengemudi truk light truck diduga tidak dapat menguasai laju kendaraannya. Truk berwarna kuning tersebut kemudian menabrak bagian belakang truk hijau yang ada di depannya.
“Sebelum terjadi tabrakan, dari bagian ban truk light truck terlihat mengeluarkan api dan asap. Diduga kuat kendaraan alami rem blong,” ujar Kanit Turjawali Polres Cianjur, Ipda G Ginanjar, kepada wartawan di lokasi kejadian.
Benturan keras yang terjadi membuat truk colt diesel terdorong ke kiri jalan, dan kedua kendaraan akhirnya masuk ke dalam parit di sisi kiri jalan.
A Suherlan, pengemudi truk colt diesel yang menjadi korban tabrakan, mengungkapkan bahwa kejadian berlangsung sangat cepat dan mengejutkan.
“Kejadiannya sekitar jam lima pagi. Truk dari belakang tiba-tiba menabrak kendaraan saya hingga tergeser ke pinggir jalan,” tutur Suherlan dengan suara masih bergetar.
Ia menduga kecelakaan dipicu oleh rem blong pada truk light truck. “Saat saya melihat, dari truk belakang itu keluar asap. Saya kira remnya memang tidak berfungsi,” tambahnya.
Truk yang dikemudikan Suherlan diketahui membawa muatan pakan ayam. Beruntung, dirinya selamat tanpa luka berarti meskipun kendaraannya mengalami kerusakan cukup parah.
Petugas Satlantas Polres Cianjur yang menerima laporan langsung bergerak cepat mendatangi lokasi. Tim melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi kedua kendaraan yang terjebak di parit, serta mendata sejumlah saksi yang melihat kejadian.
Untuk mengantisipasi kemacetan panjang dan kejadian tidak diinginkan, petugas memberlakukan sistem buka tutup arus lalu lintas di ruas jalan tersebut. Lokasi kecelakaan yang berada di jalur utama penghubung Cipanas-Cianjur sempat menyebabkan kemacetan cukup panjang hingga pukul 07.00 WIB.
Kerugian materi akibat kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp30 juta, meliputi kerusakan pada kedua kendaraan serta proses evakuasi.
Unit Gakkum Satlantas Polres Cianjur saat ini masih melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap saksi-saksi dan menggelar perkara awal untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.
“Kami juga sedang berupaya mencari rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk mendapatkan gambaran lebih jelas tentang kronologi kejadian,” jelas Ipda G Ginanjar.
Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengendara, terutama kendaraan angkutan berat, untuk selalu memeriksa kondisi kendaraan secara berkala, khususnya sistem pengereman sebelum melakukan perjalanan.
“Jalur Cianjur memiliki kontur jalan menurun di beberapa titik. Sangat penting bagi sopir truk untuk memastikan rem dalam kondisi prima. Jangan memaksakan perjalanan jika kendaraan layak jalan,” pesan Ginanjar.
Jenazah Dede telah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cianjur untuk dilakukan visum, selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Sementara korban luka, Nurdin, masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit yang sama.
Kecelakaan ini menjadi catatan penting bagi otoritas lalu lintas setempat untuk meningkatkan pengawasan dan pemeriksaan kendaraan angkutan barang yang melintas di wilayah Cianjur, mengingat tingginya volume kendaraan truk yang melewati jalur tersebut setiap harinya.
Asep/hds




