Baturaja OKU//suaratnipolri.com/
Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Baturaja Kabupaten Ogan Komering Ulu ( OKU ), Provinsi Sumatera Selatan dan sekitarnya pada Senin sore (29/09/2025), menyebabkan gangguan serius pada jaringan listrik di sejumlah titik.
Fahmi Romadhona, Manager PLN ULP Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu ( OKU ), menyampaikan bahwa saat ini pihaknya telah mengidentifikasi 16 titik gangguan pada jaringan distribusi dan transmisi listrik. Beberapa titik sudah berhasil ditangani, namun sebagian lainnya masih dalam proses perbaikan intensif.
mencatat ada 16 titik gangguan akibat badai yang cukup dahsyat. Kami sudah turunkan tim teknis dari Baturaja dan dibantu oleh rekan-rekan dari PLN Martapura, ujar Fahmi (29/09/2025).
Beberapa gangguan yang dilaporkan antara lain robohnya tiang Jaringan Tegangan Rendah ( JTR ) di Lubuk Hidung Tanjung Baru, kabel SUTM / SUTR jatuh dari isolator di Kanio Lama Kampung Baru, serta pohon dan batang yang menimpa jaringan di sejumlah pasar penduduk.
Di lokasi Keban Agung, pohon tumbang telah menimpa jaringan SUTM namun telah berhasil ditangani oleh petugas. Sementara itu, tiang listrik roboh di dekat Ogan Hall dan di Desa Gunung Meraksa masih dalam penanganan.
Yang paling parah ada di depan SMKN 1 OKU, jaringan JTR terputus total. Ini kami prioritaskan karena mengganggu suplai ke beberapa fasilitas umum,” jelas Fahmi.
Selain itu, atap yang terbang saat badai juga dilaporkan menimpa jaringan listrik di Rumah Dinas BPS. Kasus ini termasuk yang sudah berhasil ditangani cepat oleh tim darurat PLN OKU.
Fahmi menegaskan bahwa semua titik gangguan telah dipetakan dan proses perbaikan dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan keselamatan petugas dan masyarakat.
Kami mohon maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan ini. Kami pastikan bahwa tim kami bekerja non-stop untuk memulihkan layanan secepat mungkin, tambahnya.
( Cadafi )




