CIANJUR//suaratnipolri.com/
Sebanyak 1.236 pelajar dari jenjang SD/MI dan SMP/MTs se-Kecamatan Cikalongkulon dengan penuh semangat mengikuti pembukaan Jambore Ranting (Jamran) 2026 yang digelar di Wisata Batu Bangkong, Sabtu (4/9/2026). Apel pembukaan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh jajaran tokoh kepramukaan serta pejabat kecamatan.
Camat Cikalongkulon, Iyus Yusuf, S.S.TP, M.Si, secara resmi membuka kegiatan ini. Dalam sambutannya yang tegas dan inspiratif, ia menyatakan bahwa Pramuka bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler, melainkan wahana strategis pembentukan karakter dan kepemimpinan bangsa.
“Jambore ini sejalan dengan kebijakan nasional yang menetapkan Pramuka sebagai ekstrakurikuler wajib. Anak-anak kita dilatih menjadi pemimpin masa depan yang tangguh, mampu bekerja sama, dan memiliki semangat juang tinggi,” ujar Iyus di hadapan ribuan peserta.
Ia menegaskan komitmen pemerintah kecamatan untuk terus memperkuat koordinasi dengan lembaga pendidikan guna mengoptimalkan implementasi Pramuka di satuan pendidikan. Menurutnya, penguatan pendidikan karakter adalah pondasi utama dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.
Mengusung tema Hari Pramuka ke-65, “Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa”, Jamran 2026 dirancang sebagai ajang pembinaan generasi muda yang utuh—cerdas secara intelektual, kuat secara spiritual, dan tangguh secara sosial.
“Kegiatan seperti ini membekali peserta dengan nilai tanggung jawab, kepemimpinan, kepedulian lingkungan, serta kemampuan bekerja sama dan saling menghargai,” tambah Iyus.
Beragam agenda telah disiapkan panitia selama beberapa hari ke depan, antara lain:
· Senam Pramuka bersama
· Pentas seni dan budaya
· Scouting skill (keterampilan kepramukaan)
· Kompetisi antarregu
· Pelatihan dasar kepemimpinan
· Permainan kreatif dan edukatif
Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk menumbuhkan jiwa mandiri, keterampilan sosial, dan cinta tanah air pada generasi muda.
Ketua Kwartir Ranting (Kwarran) Cikalongkulon, Nawawi Somdani, S.Pd, menjelaskan bahwa Jambore Ranting tahun ini diikuti oleh 1.236 orang dari berbagai satuan pendidikan, dengan rincian peserta dari SD/MI dan dua regu dari SMP/MTs.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan peranan Gerakan Pramuka bagi perkembangan peserta didik, sekaligus sebagai ajang silaturahmi antaranggota Pramuka di wilayah Cikalongkulon,” jelas Nawawi.
· Memberikan pengalaman dan pengetahuan melalui kegiatan kreatif, rekreatif, inovatif, dan produktif
· Membiasakan hidup bersama dan gotong royong
· Menanamkan sifat toleransi dan kesetiakawanan
· Membina serta mengembangkan kepemimpinan dan kemampuan mengelola organisasi
Pada kesempatan yang sama, hadir pula Irwan Maulana, Wakil Ketua Kwarcab Cianjur bidang Binawasa. Dalam pesan singkatnya, ia memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya Jamran Cikalongkulon 2026.
“Tetap jaga kesehatan bagi seluruh peserta dan panitia, serta pertahankan semangat selama kegiatan berlangsung,” pesan Kak Irwan.
Dengan terselenggaranya Jambore Ranting 2026, diharapkan lahir generasi muda Cikalongkulon yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, jiwa kepemimpinan, dan semangat kebangsaan yang kokoh.
Kegiatan yang berlangsung hingga beberapa hari ke depan ini menjadi bukti nyata bahwa Gerakan Pramuka tetap relevan sebagai wadah pembinaan karakter bangsa di tengah arus modernisasi. Cikalongkulon telah menunjukkan komitmennya—saatnya seluruh elemen bahu-membahu mencetak pemimpin masa depan yang berintegritas dan berdaya saing global.
(Asep)




