Banyuasin//suaratnipolri.com/
Keluhan para petani di desa Mekar Mukti yang lama tidak pernah di perhatikan oleh Dinas PUPR maupun instansi terkait pengerukan sungai yang semakin dangkal.(13/11)
Salah Satu warga desa mekarmukti mantan anggota gapoktan kelompok tani Saat di mintai keterangan oleh awak media menjelaskan,
Bahwa desa ini dulunya desa mekarsari Di saat kepala desa berganti baru yang Di jabat bapak Sairi sebagai kepala desa yang baru Desa Mekarsari melakukan pemekaran desa baru Mekarmukti,dan semenjak pemekaran desa mekarmukti tidak pernah mendapatkan galian SDU sampai Saat ini yang terletak perbatasan Upang Ceria, SDU kurang lebih 20 tahunan tidak di gali maupun diperhatikan tegasnya”, bapak arifin mantan Gapoktan kelompok tani.
Di tambah lagi di desa mekar mukti ada tiga titik yang lama belum pernah tersentuh penggalian atau pengerukan lumpur 2 SDU Dan 1 SPD karena kondisinya yang sudah semakin dangkal, masyarakat khususnya petani mengharapkan dinas PUPR dapat segera melakukan pengerukan saluran air yang sudah dangkal ini, karena jika musim hujan air meluap ke pemukiman warga.
Dan jika musim kemarau debit air untuk irigasi persawahan tidak memadai, karena tumpukan lumpur yang sudah mengendap bertahun-tahun tanpa adanya pengerukan, pungkasnya.
reporter:MHD rohman




