Pontianak//suaratnipolri.com/

Dalam upaya mempererat tali silaturahmi, menghidupkan kembali nilai-nilai leluhur, serta mendukung ekonomi kerakyatan, Kedai Gold 19 Nusantara secara resmi dibuka pada Kamis, 1 Mei 2025, pukul 13.00 WIB. Grand opening yang berlangsung di Jalan Prof. M. Yamin No. 3, Pontianak, turut dirangkaikan dengan pembentukan kepengurusan Forum Komunikasi Peduli Djuriyat Adijaya Kusuma Jaya dan Kerabat.

 

Acara dibuka oleh Riduansyah selaku sekretaris panitia, yang memaparkan visi dan misi forum serta arah dan gagasan ke depannya. Dalam suasana penuh keakraban, forum ini disepakati secara aklamasi mengangkat Yayat Darmawi, SE, SH, MH sebagai Ketua Umum Forum Komunikasi.

 

Darna Sutikna, selaku juru kunci perigek (Tankapi Tanyunus Tanbayduri) yang mewakili Penembahan Adijaya Kusuma Jaya, menyampaikan bahwa forum ini sangat penting dalam mengangkat kembali sejarah keluarga besar yang selama ini kurang tersentuh pemerintah. “Forum ini tidak hanya untuk keluarga dekat, tetapi juga bagi seluruh kerabat dan keturunan yang terhubung secara historis, agar tidak tercerai berai dan tetap mengenang jejak leluhur,” ujarnya.

 

Gholzar Ketua Umum YASPPII NASIONAL;, menyatakan dukungannya terhadap terbentuknya forum ini. Ia menegaskan bahwa pembentukan struktur kepengurusan merupakan awal dari perjuangan panjang untuk mempersatukan kembali kerabat dalam satu visi yang kuat, sekaligus menjadikan forum ini sebagai wadah legal yang bisa bekerja sama dengan berbagai pihak, baik pemerintah maupun swasta.

 

Sementara itu, Klana Jaya selaku Ketua Panitia menyebut bahwa meskipun kegiatan ini berlangsung sederhana, namun telah menjadi tonggak sejarah bagi komunitas besar Djuriyat Adijaya. “Kami sudah membentuk struktur awal yang nanti akan dikembangkan hingga ke tingkat daerah dan provinsi,” katanya.

 

Teja Oktavian, mewakili generasi muda, menekankan pentingnya regenerasi dan keberlanjutan forum ini. Ia menyampaikan bahwa pemilihan kepengurusan dilakukan secara musyawarah, mengutamakan kompetensi dan amanah, demi masa depan organisasi yang kuat dan berdampak luas. “Kita perlu struktur yang tidak hanya legal, tapi juga dapat dipercaya dan berintegritas,” tegasnya.

 

Kegiatan ditutup dengan diskusi internal, doa bersama, dan penyerahan simbolis struktur awal organisasi. Forum ini mengusung visi: membangun keluarga besar yang mandiri, berbudaya, berbudi pekerti luhur, serta menjunjung tinggi Pancasila dan nilai-nilai kebangsaan.

 

Forum juga membuka diri untuk menjalin kerja sama dengan pemerintah maupun swasta, baik dalam maupun luar negeri, guna mendukung pengembangan sosial, budaya, serta potensi ekonomi kerabat dan zuriat Adijaya Kusuma Jaya.(Kin NRA)