Banyuasin//suaratnipolri.com/
Di awal menjelang bulan suci ramadan sudah terjadi kelangkaan gas elpiji 3kg di kecamatan muara telang,
Dan salah satu pangkalan gas elpiji 3kg menjelaskan bahwa awal mulanya salah satu pangkalan migas yang Lo di bulan 12 tahun 2025 tidak di salurkan pada pangkalan sehingga masyarakat saat membeli gas di pangkalan kosong tidak ada gas yang berisi sebutnya
Pangkalan gas yang terletak di desa mekarmukti selama satu bulan tidak menjual gas elpiji 3kg di karenakan tidak ada pengiriman dari PT gemintang mikaila nindra anak dari pt irsani jayamandiri,
Pangkalan migas yang di mekarmukti melayani lebih dari 1200 kk tapi cuma dapat alokasinya 1 pengiriman dalam 1 bulan, untungnya ada pangkalan lain zona darat di wilayah tanjung lago dan talang keramat yang ikut membuang gas elpiji 3kg ke wilayah perairan kecamatan muara telang walaupun menentang yang sudah Di SK kan keputusan Bupati Banyuasin,(15/3)
Tetapi masyarakat walau pun harga mahal di penjual tetap masarakat membelinya karena kebutuhan dapur mendesak, pangkalan yang mengetahui masyarakat membeli gas elpiji 3kg melon harga tinggi itu bukan dari pangkalan resmi yang berada di perairan wilayah kecamatan muara telang.
Pangkalan pun berusaha untuk mendapatkan tambahan alokasi untuk desa mekar mukti melalui kepala desa bapak taryono yang membuat permohonan ke pada PT gemintang mikailanindra dan PT Pertamina bagian pemasaran gas elpiji 3kg melon bapak fitra tetapi belum ada tanggapan sampai saat ini
reporter: Mhd abdul rohman




