Sungai Rengas//suaratnipolri.com/

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-120 Desa Sungai Rengas menjadi momentum penting bagi pemerintah desa untuk semakin mendekatkan diri dengan masyarakat. Kepala Desa Sungai Rengas, Heri Kurniawan, ST, menegaskan bahwa perayaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari upaya memperkuat silaturahmi, membangun keharmonisan, serta meningkatkan pelayanan sosial bagi masyarakat.

 

Menurut Heri, seluruh rangkaian kegiatan telah dipersiapkan secara matang jauh hari, bahkan telah direncanakan sejak tahun sebelumnya dan dibahas secara terbuka dalam APBDes bersama BPD dan unsur masyarakat.

 

“Yang terpenting bagi kami adalah bagaimana masyarakat merasa dekat dengan pemerintah desa. Melalui kegiatan seperti ini, silaturahmi terjalin, kebersamaan tumbuh, dan pemerintah bisa hadir langsung di tengah warga,” ujar Heri Kurniawan, Minggu (30/11/2025).

 

Dalam rangkaian perayaan HUT ke-120 ini, Pemerintah Desa Sungai Rengas menggelar berbagai kegiatan sosial, salah satunya pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. Layanan tersebut meliputi pengecekan gula darah, asam urat, kolesterol, dan tekanan darah (tensi) sebagai bagian dari upaya peningkatan derajat kesehatan warga.

 

Tak hanya itu, pemerintah desa juga memberikan bantuan sembako dan dukungan kesehatan kepada masyarakat yang terdampak penyakit TBC (Tuberkulosis). Sedikitnya 20 orang warga menerima bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian dan perhatian pemerintah desa terhadap kondisi kesehatan masyarakatnya. “Kami juga memberikan bantuan kepada warga yang terdampak TBC. Ini adalah wujud nyata bahwa pemerintah desa harus hadir dan peduli terhadap persoalan kesehatan masyarakat,” tambah Heri.

 

Heri berharap, melalui peringatan HUT ke-120 ini, hubungan antara masyarakat dan pemerintah desa semakin erat, rasa kepercayaan semakin kuat, serta tercipta keharmonisan yang berkelanjutan. “Harapan kami, dengan terjalinnya kebersamaan ini, kesejahteraan masyarakat Desa Sungai Rengas semakin meningkat, dan pemerintah desa bisa semakin maksimal dalam menjalankan perannya,” tutupnya.

 

Kegiatan ini pun disambut antusias oleh warga. Mereka merasa terbantu, diperhatikan, dan lebih dekat dengan pemerintah desa, menandai bahwa usia 120 tahun bukan hanya angka, melainkan cerminan perjalanan panjang desa menuju masa depan yang lebih baik.(Kin Nora)