PONTIANAK//suaratnipolri.com/

Gubernur Kalimantan Barat, H. Ria Norsan, resmi melantik jajaran Dewan Pengurus Nasional Ikatan Cendekiawan Dayak Nasional (DPN ICDN) periode 2025–2030 dalam sebuah upacara khidmat yang digelar di Hotel Mercure, Pontianak, Minggu (19/5/2025).

 

Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan bagian dari upaya strategis membangun peran aktif kaum intelektual Dayak dalam pembangunan daerah dan nasional.

 

“Saya berharap para pengurus yang baru dilantik bisa menjadi agen perubahan dan garda terdepan dalam memajukan pendidikan, kebudayaan, dan kesejahteraan masyarakat adat, khususnya di Kalimantan,” ujar Ria Norsan.

 

Pelantikan ini turut dihadiri tokoh adat, akademisi, dan perwakilan cendekiawan dari berbagai provinsi di Kalimantan. Dalam struktur baru, DPN ICDN dipimpin oleh tokoh intelektual Dayak berpengalaman yang berkomitmen menjadikan organisasi ini sebagai wadah kolaborasi, advokasi, dan edukasi masyarakat adat.

 

Ketua Umum terpilih menyampaikan bahwa DPN ICDN akan fokus pada pemberdayaan SDM Dayak di berbagai sektor, memperkuat jejaring intelektual lintas provinsi, serta mendorong kebijakan pemerintah yang berpihak pada masyarakat adat.

 

“Cendekiawan bukan hanya simbol gelar, tapi juga tanggung jawab moral untuk membawa perubahan dan keadilan sosial,” tegasnya dalam pidato usai pelantikan.

 

Acara ditutup dengan penandatanganan komitmen kerja bersama antar-cabang ICDN se-Kalimantan dan pembacaan deklarasi semangat kebangkitan intelektual Dayak.

 

(Kin)