Bogor Kota//suaratnipolri.com/

Intensitas hujan yang tinggi memicu terjadinya bencana tanah longsor di wilayah Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan. Titik longsor dilaporkan tersebar di tiga wilayah utama, yakni RW 04, RW 15, dan RW 20.

Merespons kejadian tersebut, jajaran aparatur Kelurahan Empang langsung turun ke lokasi untuk memastikan keselamatan warga dan melakukan asesmen darurat. Aksi cepat ini dipimpin langsung oleh Lurah Empang, Saepudin Prayoga, S.AP.  (30/1)

Sinergi di Lapangan

Kehadiran pihak kelurahan di lokasi bencana menunjukkan komitmen pelayanan publik yang nyata. Terlihat di lapangan, jajaran struktural bahu-membahu meninjau titik terdampak:

Lurah Empang: Saepudin Prayoga, S.AP.

Kasi Ekbang: Yoyoh Rohayati, A.Md.

Kasi Pem: Syamsul Bahri Sirait, A.Md.

Ketua LPM: Anun Suryana.

Keamanan dan ketertiban di lokasi juga terjaga berkat pengawalan ketat dari Bhabinkamtibmas (Rahino) dan Babinsa (Eko) yang sigap membantu proses evakuasi dan koordinasi keamanan wilayah.

Kolaborasi dengan Pengurus Lokal

Penanganan ini tidak lepas dari peran aktif para ketua RW yang menjadi garda terdepan dalam melaporkan kondisi warga. Koordinasi intens dilakukan bersama:

Ibu Dewi (Ketua RW 04)

Bapak Endang (Ketua RW 15)

Bapak Adi Kusnadi (Ketua RW 20)

“Kami mengutamakan keselamatan warga terlebih dahulu. Sinergi antara Kelurahan, LPM, Babinmas, Babinsa, dan para Ketua RW sangat krusial agar bantuan dan pendataan bisa berjalan cepat dan tepat sasaran,” ujar Lurah Saepudin Prayoga di sela peninjauan.

Langkah Selanjutnya

Pihak kelurahan saat ini tengah berkoordinasi dengan BPBD Kota Bogor untuk penanganan infrastruktur lebih lanjut guna mencegah longsor susulan. Warga diimbau untuk tetap waspada, terutama saat hujan deras kembali mengguyur wilayah Bogor Selatan.

(Saepul/Agus Liadi)