Cianjur//suaratnipolri.com/
SDN Sindang sari dibawah kepemingpinan Asep Rustandi dan operator usi Nurfitriani nomer NPSN 20203982 dengan jumlah siswa laki laki 99 perempuan 96 jumlah 195 siswa siswi, yang beralamat kp Sindang Sari rt 01 RW 02 desa Simpang kecamatan takokak kabupaten cianjur jawa barat.
Sewaktu team awak media Buser sergap berkunjung,untuk kompirmasi ke sekolah yang di temui Asep berserta jajaran guru di ruangan tamu kami selaku jurnalis mempertanyakan program Indonesia pintar (PIP) yang di data pada tahun 2023.sebanyak 110 siswa dengan nominal angka Rp 43.425.000 dan di berikan 67 siswa Rp 29.700.000 selisihnya 43
Tahun 2024 sebanyak 91 Rp 39.600.000 diberikan 86 Rp 37.350.000 ada selisih 5,
Tahun 2025 mendapatkan 42 Rp 15.975.000 dan di berikan seluruhnya 42,
Komentar dari guru kami tidak tau karna di ambil sendiri oleh orang tua murid ke bank BRI,akan tetapi pada waktu tahun 2022.2023.2024 masih dikolektip
Terkait pertanyaan kenapa banyak selisih dari jumlah penerima dan yang menerima Asep beserta guru yang ada di ruangan itu bungkam malah melempar ke pihak bank untuk kompirmasi.
Selain bantuan program infonesia pintar (PIP) kami pun pertanyakan anggaran dana oprasional sekolah( BOS) yang peruntukannya untuk pemeliharaan sarana dan prasarana th 2025 Rp 15.025.000
Th 2024 tahap 1 Rp 10.188.00
2 Rp 8.110.00
Rp 18.398.000
Tahun 2023 tahap 1 dan 2 sebesar 17.851.000.
Sedangkan pantauan kami anggaran pemeliharaan sangatlah besar dari tahun ke tahun,akan tetapi sekolah tersebut WC tidak layak pakai,kaca bolong bolong atap bolong bolong dan ruangan kelas ada yg tidak di pergunakan di sebabkan rusak
Untuk itu kami minta kepada aparat penegak hukum baik tipikor polres atau kasi pidsus kejaksaan,untuk segera mengambil tindakan,memanggil oknum kepala sekolah SDN Sindang sari untuk diblakukan proses penyelidikan dan pemanggilan sesui hukum yang berlaku,karna ini sangat merugikan keuangan negara.
Tim investigasi




