Sukabumi//suaratnipolri.com/
Ketenangan pagi di kawasan Jembatan Pamuruyan, Kabupaten Sukabumi, mendadak pecah oleh suara benturan keras, Selasa (7/10/2025) sekitar pukul 09.30 WIB. Sebuah kecelakaan beruntun yang melibatkan delapan kendaraan terjadi di jalur menurun Pamuruyan, diduga akibat rem blong pada truk trailer pengangkut alat berat.
Menurut keterangan warga, peristiwa itu bermula saat truk besar dari arah Jakarta menuju Sukabumi tampak melaju dengan kecepatan tinggi di jalur menurun. Beberapa detik kemudian, truk tersebut oleng dan menghantam kendaraan di depannya.
“Suaranya keras sekali, seperti ledakan. Begitu lihat, ternyata banyak mobil yang saling tabrak,” tutur Ujang (45), warga setempat yang menyaksikan kejadian itu.
Salah satu korban, Elan (32), sopir mobil boks yang turut terlibat dalam tabrakan, mengaku sempat berusaha menghindar.
“Saya udah lihat truk dari jauh ngebut banget, langsung saya pinggirin mobil. Tapi tetap kena juga bagian belakang,” ujarnya dengan nada lega karena selamat tanpa luka berat.
Delapan kendaraan yang terlibat terdiri dari satu truk trailer, satu truk besar, satu mobil boks, dua minibus, serta beberapa kendaraan pribadi. Warga bersama pengendara lain langsung berinisiatif membantu proses evakuasi sebelum petugas kepolisian dan dinas terkait tiba di lokasi.
Pihak kepolisian membenarkan kejadian tersebut dan memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.
“Kerugian material cukup besar. Dugaan awal, truk mengalami rem blong di jalur turunan yang cukup curam,” ujar seorang petugas kepolisian di tempat kejadian perkara.
Akibat kecelakaan ini, arus lalu lintas di sekitar Jembatan Pamuruyan mengalami kemacetan panjang hingga lebih dari satu jam. Petugas gabungan kemudian melakukan evakuasi kendaraan yang ringsek untuk mengurai kepadatan dan memastikan jalur kembali aman dilalui.
Reporter: Asep lodaya




