Hambalang,Bogor//suaratnipolri.com/

Memanfaatkan momentum keberkahan bulan suci Ramadhan, organisasi kemasyarakatan Gerakan Persatuan Nasional Nol Delapan (GPN 08) menggelar aksi sosial bertajuk berbagi takjil yang dilanjutkan dengan acara buka puasa bersama di markas komando DPP GPN 08, Hambalang, Sentul, pada Jumat (13/3/2026).

 

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini menjadi ajang konsolidasi sekaligus aksi nyata kepedulian sosial organisasi terhadap masyarakat sekitar.

 

Sinergi dan Kepedulian Sosial

Ketua Umum GPN 08, H. Saprin, dalam arahannya mengapresiasi semangat kolektif seluruh jajaran pengurus yang telah menyukseskan rangkaian acara ini. Ia menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan wujud implementasi nilai-nilai kemanusiaan dan persatuan yang menjadi pilar utama organisasi.

 

“Kami ingin memastikan bahwa kehadiran GPN 08 memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Bulan Ramadhan adalah waktu terbaik untuk memperkuat solidaritas dan berbagi kebahagiaan,” ujar H. Saprin di sela-sela pembagian takjil di depan kantor DPP.

 

Kehadiran Tokoh Strategis

Acara ini turut dihadiri oleh jajaran Ketua DPD dari berbagai wilayah di Indonesia, menunjukkan soliditas organisasi yang kian mengakar kuat. Suasana semakin berwibawa dengan kehadiran Pembina DPP GPN 08, Mayor Jenderal TNI (Purn) H. Erwin Suparjo.

 

Sosok purnawirawan tinggi TNI Angkatan Darat lulusan Akmil 1988 ini memberikan warna tersendiri dalam diskusi santai menjelang berbuka. Sebagai tokoh yang memiliki rekam jejak mumpuni—termasuk mantan Kapusziad serta Asdep di Kemenko Polhukam—kehadiran Mayjen TNI (Purn) Erwin Suparjo memberikan motivasi strategis bagi para anggota.

 

Selain kiprah militernya, keterlibatan aktif beliau di berbagai organisasi seperti SMSI Pusat, Peran UMKM Indonesia, dan GEMPITA (Gerakan Milenial Pencinta Tanah Air) menegaskan komitmen pengabdian tanpa batas yang sejalan dengan visi GPN 08.

 

Menjaga Persatuan Nasional

Melalui kegiatan ini, GPN 08 kembali menegaskan posisinya sebagai organisasi yang tidak hanya fokus pada dinamika kebangsaan, tetapi juga peka terhadap nilai-nilai religius dan sosial. Acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, mencerminkan semangat persatuan yang kokoh di bawah langit Hambalang.

 

(Mus Mulyadi)